Hello Blog!
Ini adalah postingan pertama saya di tahun 2008, sekaligus juga menutup bulan Januari 2008 ini dengan postingan ini.
Sebetulnya saya sudah lama sekali ingin menuliskan postingan ini, akan tetapi saya belum menemukan waktu yang pas.
Okay, saya baru kembali ke Indonesia tanggal 10 Januari kemarin, dan baru beraktivitas kembali di Bandung tanggal 14 Januari. Ketika sampai di Indonesia, hal yang terpenting saya lakukan adalah beristirahat setelah perjalanan panjang, dan juga membiasakan diri dengan waktu Indonesia. Kira-kira 28 Hari lamanya saya mengikuti perjalanan rombongan jemaah haji 1428H kemarin, sehingga kurang lebih saya mengalami jetlag sekitar 10 hari.
Jika ada yang bertanya, apa yang saya dapat dari pengalaman saya pergi ke tanah suci? kira-kira jawabannya adalah, ini terlalu panjang untuk dijelaskan, anda akan mendapatkan pengalaman spesial yang khusus disiapkan untuk anda pribadi jika anda berkesempatan bepergian kesana.

Saya tidak mau membahas lebih detail mengenai ritualnya, karena itu adalah hal yang umum, yang jelas saya mengambil Tammattu (Umrah dilakukan terlebih dahulu baru Haji, di bulan Haji). tetapi itu adalah sebuah pengalaman spiritual yang amat berharga bagi saya, dimana secara fisik, jutaan manusia dari berbagai ras dan suku berkumpul jadi satu, berdesak desakan dan memiliki satu tujuan dan niatan lain yang beragam dilaksanakan dalam satu waktu. Sedang secara batin, ini adalah saat yang tepat untuk berkomunikasi dengan sang Khalik, rasanya dunia ini mendadak berhenti berputar, semua mendadak membisu, hanya suara orang mengaji saja yang terdengar.Hewan dan makhluk lain ciptaanNya pun turut andil dalam wukuf, logika manusia yang dangkal akan terus bertanya tanya dan menyangkal apa yang ia lihat dan ia rasakan dengan ilmu yang ia miliki. Sungguh itu adalah kebesaranNya, Dia itu ada dan tak ada lagi sesuatu Zat yang memiliki kekuasaan yang melebihi dia.
Sekiranya pembaca diberi kesempatan untuk pergi kesana dan menunaikan ibadah haji, entah itu tahun ini, entah itu tahun mendatang, janganlah lupa mempersiapkan kondisi fisik yang prima, ini bukanlah ibadah yang cocok untuk orang yang berumur, haji itu ibadah fisik, paling cocok untuk kaum muda yang masih segar bugar dan belum penyakitan.
Jangan lupa, sampai tahun 2014 musim haji adalah masa masa dimana kondisi udara di KSA cukup dingin, dibanding dengan musim panas, untungnya musim haji terdingin sudah dilewati, sekitar 5 derajad celcius di pagi hari, sedang jika musim panas tiba, konon panasnya bisa sekitar 50 derajad celcius, cukup untuk membuat hidung anda berdarah dan pingsan karena sengatan panas.

Dari segi infrastruktur, jelas semakin bertambah tahun semakin baik, mulai dari petugas yang semakin pintar dan ga terlalu gaptek dan mulai mau mengerti apa itu arti dari “service” (yah orang-orang disana tidak peduli dengan service dan bisnis yang berkelanjutan), disediakannya wifi gratis di Arafah dan Mina, Jamarat yang dibuat 4 Tingkat (dalam pembangunan), Jalur antrian, jalur evakuasi, dan masih banyak lagi.
Jadi, lebih cepat pergi, itu lebih baik, ngga usah nunggu tua!
Sebagian foto yang saya ambil dapat dilihat di flickr
Link terkait: Blognya Ayah Andi
Leave a Reply