Saya pikir tidak ada yang salah dengan kepala gundul alias berambut sedikit, terus terang saya amat menyukai kepala yang gundul, alasan utamnya adalah Adem! Dengan kepala gundul juga terbebas dari masalah harus menggunakan sampo yang banyak jika keramas, apalagi kalau sering bepergian naik motor, tiap hari harus keramas, biar kepala tidak gatal.

Saya sendiri baru 3 kali menggunduli rambut saya dalam tahun ini, yang pertama karena memang sudah berjanji kepada teman saya yang membuka barber shop alias tempat potong rambut, buat sarana latihan ia menggunduli orang, dan yang kedua karena memang ketagihan dengan ademnya rambut gundul.
Pribadi saya ini memiliki kebiasaan buruk, yaitu sering menggaruk kepala ketika berpikir, kadang itu jadi semacam hal yang diperlukan ketika sedang menghadapi hal penting, pernah sampai terluka karena lupa memotong kuku, walhasil harus diobati dengan betadine. Untungnya sejak kepala botak kebiasaan itu hilang, dan berganti dengan kebiasaan mengelus rambut tipis di kepala sendiri, enak soalnya.
Yang saya perhatikan setelah rambut tumbuh panjang kembali setelah dua kali di gunduli kepalanya, beberapa bulan lalu, rambut yang tumbuh jadi lebih bagus, dan mudah diatur, jadi tidak ada salahnya jika saya kembali menggunduli kepala saya sekali lagi, untuk sekedar mencoba hipotesis sederhana tersebut.
Kepala gundul juga membuat percaya diri lebih meningkat, mau dipadukan dengan pakaian apapun dan kemanapun, pas pas saja rasanya, tidak perlu disisir dengan rapi ataupun mengeringkan rambut terlalu lama setelah mandi, cukup usap usap saja.
Jadi jangan kaget jika bertemu dengan saya yang berambut gundul, beberapa orang yang baru pertama kali bertemu saya justru malah terkejut dengan tampilan kepala ini, yah sudahlah, sampai jumpa di Pesta Blogger 2007 yah, saya kesana dengan potongan gundul seperti ini, adakah peserta yang gundul juga datang kesana?
Leave a Reply