Category: Techno

mmm i am interested in techology.. because im runnin’ business in that section now..

  • Bagaimana Menghemat Traffic Internet?

    Beberapa minggu kemarin, saya terlibat dengan diskusi yang menurut saya cukup berat bersama dengan tim dari Telkom, ITB, dan Depkominfo di Bandung, bagaimana cara menumbuhkan content lokal yang banyak sehingga bisa meredam akses ke luar negeri seperti facebook, dan google.

    apakah dengan cara meletakkan server facebook di Indonesia, atau dengan cara mengcopy google ke Indonesia (how to?)?
    atau memindahkan server server yang dimiliki oleh provider hosting di luar negeri ke Indonesia?
    Saya rasa pilihan terakhir ini bukan hal yang bijak mengingat harga bandwidth upstream ke luar negeri yang dibebankan oleh ISP ke hosting provider cukup mahal sedang kebutuhan akses ke data pelanggan oleh search engine, juga email provider dan pengunjung yang berasal dari Luar negeri cukup tinggi, sehingga cost ownership dari server yang ada di Indonesia bisa 3-10 kali lipat dibanding dengan di luar negeri.

    Selama ISP besar masih mencekik dengan harga, tentunya hal tersebut masih dibilang mau mau enggak enggak.
    Di satu sisi, tampak bisnis mereka untung di retail dengan harga semurah murahnya, dan untung juga di bisnis korporat dengan menjual harga bandwidth semahal mahalnya untuk kepentingan content, di sisi lain, isp tersebut harus membayar mahal untuk biaya downstream content lokal yang diletakkan di luar negeri.

    Namun bagaimana dengan facebook, dan google?

    Untuk facebook menurut saya, dapat diredam dengan cara memindahkan content delivery network (CDN) yang dipergunakan sebagai storage foto dan multimedia oleh facebook. AFAIK CDN tersebut bernama fbcdn.net yang diletakkan di AKAMAI, AFAIK lagi akamai dulu pernah ada sever di Indonesia, cuma sekarang engga tau gimana kabarnya. Sekarang CDN terdekat untuk facebook itu diletakkan di Singapore, entah mengapa engga diletakkan di Indonesia, mungkin karena cost nya mahal.

    Sedang google? bagaimana jika meminta mereka membangun jalur langsung, ketimbang melewati hoop demi hoop yang dimiliki orang lain, saya pernah dengar konon katanya google membangun jalur kabel langsung ke Asia Tenggara, namun apakah itu sampai ke Indonesia atau tidak, saya kurang tahu, mungkin ada pembaca yang tahu ?

    CMIIW

  • Banyak Jalan Menuju Situs

    Tahukah anda, bahwa jalur menuju sebuah situs itu cukup banyak ? melewati server (atau mayoritas bisa berupa router) server lain, dan jalur jalur tertentu (kabel / radio) yang kesemuanya diatur secara otonom menggunakan router dengan penandaan yang disebut Autonomous System (AS)

    Beruntunglah bagi situs yang memiliki jalur yang cukup banyak yang membackup satu sama lain jika terjadi satu jalur penuh atau putus, atau beruntunglah bagi pengguna internet yang menggunakan ISP yang memiliki banyak jalur backbonenya. Sayangnya hal ini tidak terjadi di Indonesia, hanya jalur ke situs situs besar saja yang banyak, ke situs kecil, jalurnya kecil juga.

    Jadi jangan heran apabila terjadi salah routing (paling sering terjadi di telkom speedy) atau DNS isp mati, pelanggan yang memiliki blog pribadi, atau situs pribadi, yang dihosting di provider hosting, sering ngamuk ke provider hostingnya karena situsnya tidak bisa dibuka, atau lelet, dengan alasan membuka situs lain normal, padahal yang bermasalah adalah jalurnya backbone ispnya penuh, atau ispnya ngaco(dns mati, dkk), karena mayoritas pelanggan selalu berpatokan pada situs besar seperti google,  facebook, juga yahoo, ya engga bisa disamain jalurnya atuh!

    Beginilah kira-kira jalurnya kalau ke facebook, banyak kan?

    Klik Untuk Memperbesar
    Jalur menuju Facebook, gambar dapat diKlik Untuk Memperbesar

    Gambar via Robtex.com