Category: Other

Other Post

  • 17 Agustus

    Hari ini, terasa istimewa, ya.. 60 tahun sudah Indonesia menghirup nafas dalam kemerdekaan.
    Banyak orang merayakannya dimana-mana, masyarakat bersorak gembira memperingatinya.
    Ada yang mengadakan lomba, bakti sosial, serta hal-hal lain yang menggembirakan.
    Meski demikian, masih ada juga orang-orang yang belum merdeka secara lahiriah dan batin.
    Dan Orang-orang itu tentunya ada disekeliling kita, namun kita tidak menyadarinya.

    Ironis sekali memang, jika kita tidak sama sekali mengenal apa itu kemerdekaan, dan bagaimana cara untuk mencapai kemerdekaan itu.
    Masyarakat terlanjur terlena dan lupa tentang jerih payah pahlawan yang berjuang bertaruh nyawa untuk mencapai kata kemerdekaan itu.
    Para pejuang terlebih dahulu mengorbankan diri mereka untuk bertaruh demi mendapatkan kemerdekaan.

    Merdeka sebetulnya bukanlah kebebasan yang sebenar-benarnya, seperti apa yang orang-orang awam bilang dan teriakkan.
    Merdeka sebetulnya adalah perolehan Hak dan Kewajiban, dimana Hak dan Kewajiban itu sebelumnya tidak diberikan atau ditahan pemberiannya.
    Jadi Merdeka itu sendiri, adalah Kebebasan yang Bertanggung jawab dan Tidak melanggar Hak orang lain.
    Hak Manusia itu pada dasarnya adalah kebebasan, tetapi dibatasi oleh kepentingan dan Hak orang lain pula.
    Diatur oleh hukum dan dibatasi dengan Norma-Norma dan Nilai yang berlaku.

    Selamat Ulang Tahun Negeri Tercintaku
    Mari Kita Lanjutkan Perjuangan Para Pejuang terdahulu!

  • Latihan Drama di Dago Tea House

    berikut adalah salah satu gambar yang sempet aku ambil waktu kami latihan drama (19/7/05) di Teater Tertutup Dago Tea House Bandung.
    latihan drama

    cukup serem yah…

    pertunjukan drama ini akan diselenggarakan pada tanggal 27 juli 2005 besok.
    aku menjadi seorang music director yang bertugas untuk memainkan lagu serta menjaga mood permainan dengan alunan nada yang akan aku mainkan..

    kelompok dramaku memiliki nama yang unik, yakni USB atau U See Bananas, disebut seperti itu karena kaum hawanya amat sedikit.. yang lain sudah keburu direbut oleh kelompok lain… ya sudah lah.. tidak apa apa.. tetapi yang aku banggakan dari kelompok ini, mereka semua amat kritis dan disiplin, kecuali 1-2 orang yang memang sudah dari lahir sudah menjadi seorang pemalas.

    Ceritera yang akan dimainkan oleh kelompok ini, mengenai Laila yang mati akibat cintanya yang tak terbalaskan kepada Joedho.. wah.. pokoknya seru deh.. adegan flash back yang sudah diatur sedemikian rupa membuat alur cerita semakin kental…

    nonton yah.. jangan lupa.. harus dateng..!!!!

    untuk yang belum punya tiketnya, bisa menghubungi aku di rendy at rendymaulana dot com