Category: Business

business … hmmmm

  • Kuliah e-Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung

    Satu tahun silam, saya mengambil mata Kuliah e-Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, menurut saya, ini adalah mata kuliah yang paling menarik yang pernah saya pelajari selama kuliah di Sekolah Bisnis Manajemen ITB. Mengapa? karena yang dibahas lebih mendekati dengan hal yang saya hadapi sehari-hari, yakni penggunaan teknologi Informasi yang dibahas dari sudut pandang managerial dan sedikit menyinggung teknis, tetapi bukan teknis yang mendalam.

    Di mata kuliah E-Bisnis ini, saya mendalami bagaimana pendayagunaan informasi dan teknologi yang tepat untuk menunjang kegiatan bisnis, dan bagaimana juga memecahkan masalah marketing yang selama ini terjadi di bisnis konvensional, adapun beberapa studi kasus yang dibahas merupakan studi kasus yang standard seperti Amazon.com, juga penggunaan transaksi elektronik di Indonesia, serta pengembangan yang mungkin dilakukan sebagai value added dari sebuah usaha.

    Kuliah E-Bisnis di Sekolah Bisnis

    Saya kurang paham apa kira-kira yang dibahas di tahun ini di Kuliah e-Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, namun sekiranya isu mengenai blog, web 2.0, forum, dan juga penggunaan search engine optimization tentunya pasti mereka bahas. Hmm perkembangan dunia informasi teknologi memang selalu menarik, membuat kita harus terus berpikir dan berinovasi agar lebih baik.

    Memang tak rugi saya dahulu mengambil mata Kuliah e-Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, pada mulanya saya tidak ingin mengambil mata kuliah ini, namun setelah membaca modul pengantarnya, saya pun langsung tertarik mengambil mata kuliah e-bisnis ini dahulu. Kalau tidak salah, mata kuliah e-bisnis ini sudah dapat diambil oleh mahasiswa jurusan umum di ITB diluar mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung, sebab tahun lalu, diwaktu hari pertama kuliah, ada mahasiswa jurusan lain yang mengikuti mata kuliah ini, namun sayang, dikarenakan peraturan di ITB waktu itu belum memungkinkan, maka mahasiswa tersebut terpaksa harus mengurus administrasi ulang dengan jurusannya, untuk mengganti mata kuliah e-bisnis yang ia pilih.

    Omong-omong, saya ini belum selesai membuat Tugas Akhir, masih berstatus mahasiswa, dan masih menggunakan KTM untuk mendapatkan diskon dimana mana, nyaris terpotong 1 tahun kegiatan studi saya, karena kesibukan pekerjaan, juga kesibukan lainnya. Pada mulanya, saya melakukan riset mengenai blogger sebagai komunikator dalam bisnis untuk penyelesaian tugas akhir, namun nampaknya agak kesulitan ketika harus merumuskan data karena apa yang saya inginkan terlalu luas menurut dosen pembimbing, terlalu abstrak memang, saat ini saya mencoba kembali mengorek ingatan 1 tahun silam tentang apa yang saya ambil di mata Kuliah e-Bisnis, dan juga perilaku konsumen yang selama ini menjadi hal yang amat seru untuk diamati, tentang bagaimana cara memasarkan produk anda di Internet, bukankah itu hal sehari-hari yang saya lakukan? tinggal bagaimana mendokumentasikannya saja bukan? doakan saya bisa menyelesaikannya sebelum pertengahan Juni, agar bisa sidang dan wisuda Juli ini. Ohya, adakah yang saat ini sedang mengambil mata Kuliah e-Bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung ? sampai saat ini, saya masih menyukai mata kuliah e-bisnis tersebut, apabila diizinkan untuk sit-in, adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya, mungkin setelah itu ada cerita baru menarik yang dialami, dan bisa dibagi dengan pembaca blog ini 🙂

  • Kompetitor, Kompetisi, Kue…

    Sering orang berkata kepada saya, bahwa si anu, si itu, bahkan tetangga saya adalah kompetitor usaha yang saya jalani, usaha dia sejenis dengan usaha saya, dan dia memiliki porsi “kue” pelanggan yang lebih besar dari pada saya. Tapi menurut saya pribadi, usaha dia yang sejenis itu, bukanlah kompetitor saya. Loh?

    Internet itu maha luas, saya sendiri belum pernah berjalan-jalan dan meghabiskan waktu yang banyak untuk mengetahui seberapa luas Internet itu, kalau luasnya bumi dapat diukur, maka Internet tidak dapat diukur karena berkembang terus setiap waktu, penggunanya terus bertambah juga seiring dengan membesarnya isi internet.

    Mau tahu siapa kompetitor utama saya?

    1.Kafetaria
    2.Factory Outlet
    3.Warteg
    4.Klub Malam

    coffee.jpg
    Loh kok ngga nyambung sama web hosting yah? Ya iya lah, secara gitu loh, orang lebih mau buang duit disana, sekali makan di warteg itu sekarang bisa kena Rp.6000-10.000 sekali makan, dan sekali minum kopi di kafe bisa kena 12.000-30.000 sekali datang, di FO belanja baju bisa puluhan ribu tanpa terasa, dan mungkin orang yang sering bepergian ke klub malam, menghabiskan ratusan ribu-jutaan rupiah tanpa terasa. Tapi hey,,, Hallo, Rp.10.000 per bulan saja untuk hosting terasa berat, orang-orang yang berduit, bilang itu mahal!!!, ini hampir mirip dengan berzakat yang 2,5% dari syarat mengeluarkan zakat.

    Tetapi juga ada yang bilang, kalau kompetitor tadi dapat dijadikan teman, klien, ah, siapa bilang, kebanyakan keberlanjutannya tidak terlalu baik, mungkin untuk sekedar bertambah teman, oke lah,

    Jadi, siapa teman saya sebenarnya dalam berdagang? tentunya orang-orang yang senasib dan sepenanggungan yang mencari makan di bidang yang sama, perusahaan hosting lain tentunya, dan juga pelanggan serta calon pelanggan, tetapi saya tidak membenci kompetitor yang saya tulis diatas, karena apalah gunanya saya membenci mereka? ngga akan mendatangkan rezeki buat saya 🙂

    Jikalau diperhatikan mendetail, pasar yang kami gali berbeda, ibarat ada 10 rumah makan padang di jalan yang sama, jumlah pengunjungnya berbeda, karena cita rasa tidak dapat ditiru, meski resepnya bahkan harganya sama.