Author: Rendy Maulana Akbar

  • Playboy Magazine

    Akhir-akhir ini, kata Playboy (dan yang memiliki arti itu) sering sekali saya dengar. Mulai dari kata Playboy Kampungan (PK), sampai Penjahat kelamin (PK) seperti yang diceritakan oleh seorang gadis dalam curhatnya pada saya. Berkali-kali saya mendengar kata Playboy terlontar dari mulutnya, rupanya gadis tersebut amat kesal karena pacarnya adalah seorang playboy dan ia baru saja menyadari mengenai hal itu, kontan saja saya tertawa karena sudah dari dahulu diperingatkan tetapi ia tidak mengidahkan.

    Oke, lupakan sejenak mengenai cerita gadis tersebut, kita lanjut ke kata Playboy yang lain. Beberapa hari lalu, Babe (more…)

  • Voucher Isi Ulang FREN ( mobile-8 ) Bisa Mengganggu Kesehatan

    Pastinya anda bingung dengan judul yang yang saya tulis ini, tetapi hal ini baru saya sadari beberapa waktu terakhir ini, meski saya telah satu tahun lebih menjadi pelanggan Fren ( mobile-8 ).

    Jika anda membeli voucher isi ulang, baik itu berisikan pulsa ataupun talk time, biasanya anda harus menggosok salah satu bagian disisi voucher tersebut yang berisikan dengan angka-angka yang nantinya akan dimasukkan kedalam ponsel anda, setelah terlebih dahulu menghubungi nomor tertentu.

    Tetapi pernahkah anda memerhatikan bahan apa yang menutupi nomor tersebut ? Sepengalaman saya dalam seringnya menggosok bahan tersebut untuk mendapatkan nomor kunci untuk mengisi ulang pulsa atau talk time, tiap operator menggunakan bahan yang berbeda. Telkomsel dan Indosat menggunakan bahan sejenis plastik dan karet, saya kurang tahu apa namanya, sedangkan Telkom menggunakan bahan yang agak sulit untuk digosok, juga sejenis bahan plastik dan karet. Sayangnya Fren ( mobile-8 ) menggunakan bahan sejenis aluminum yang teramat tipis dan jika digosok dapat beterbangan tak tahu arah, tentunya hal ini tidak terjadi jika menggunakan bahan sejenis karet dicampur dengan plastik seperti yang dilakukan oleh operator lain.

    Aluminum tipis ini amat mudah beterbangan karena ukurannya kecil (lebih kecil dari abu rokok) tetapi jika masuk kedalam organ selaput manusia, seperti paru-paru dan mata, tentunya bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Parahnya lagi, bahan ini bisa menempel ditempat yang lembab alias sedikit mengandung air dan agak sulit untuk dilepaskan jika tidak dibasuh dengan air mengalir.

    Sebetulnya hal ini dapat dihindari dengan cara menggosok voucher ditempat yang tertutup dan tidak ada angin, jadi sisa dari gosokan tersebut tidak beterbangan kemana-mana, atau cara yang terbaik adalah Fren ( mobile-8 ) mengganti bahan tersebut dengan bahan yang ramah terhadap kesehatan dan tentunya lingkungan.