Dipikir-pikir pusing juga menggunakan telepon selular saat ini, yang satu ngasih tarip ini, itu, dengan syarat dan tetek bengek yang kayaknya perlu dihapalin untuk menghemat pengeluaran.
Untuk orang seperti saya yang banyak menggunakan telepon selular untuk berhubungan dengan orang lain, rasanya sudah tidak aneh menggunakan banyak nomor telepon selular untuk memudahkan komunikasi, juga mengurangi risiko tidak dapat dihubungi karena tidak ada sinyal, atau baterai telepon selular yang cepat habis jika sering dipergunakan.
Saat ini saya hanya menggunakan 1 provider CDMA (ngga mau nyebut merek), GSM Three untuk pribadi dan juga IM3 yang sudah berumur lebih dari 6 tahun, dipikir-pikir sayang juga melepas nomor yang dipakai lebih dari 6 tahun itu, setelah sebelumnya resmi bercerai dengan produk Telkomsel, Simpati yang dahulu kala terkenal roaming yang mahal (tarip roaming Rp.4400 per menit, sedang biaya nelepon hanya Rp.3300 per menit, mending nelepon deh) dulu bisa habis 300 ribu per bulan untuk isi pulsa simpati, buat nerima telepon doang, dzingggggg, akhirnya dilepas.
Dulu waktu masih pacaran, pakai CDMA adalah senjata andalan untuk menghemat biaya pengeluaran, sisa uangnya bisa dipakai untuk nonton, tapi setelah price war gila-gilaan yang dilakukan sekarang, rasanya pakai CDMA bisa bikin kepala sakit karena sering putus-putus, duh, biaya ngobatin sakit kepala lebih mahal rasanya daripada pulsa gsm, akhirnya penggunaan telepon CDMA lebih sering diaplikasikan untuk panggilan lokal saja, terutama ke nomor sesama operator CDMA dan juga nomor telepon lokal Bandung, dan saat ini CDMA juga jarang dipakai karena tidak punya pacar :p *loh*.
Akhirnya kembali lagi ke GSM, mayoritas teman-teman saya menggunakan IM3, juga produk dari Indosat, hal ini menguntungkan bagi saya, karena taripnya yang nyaris flat, sedang untuk antar operator, saya menggunakan Three karena hanya kena 400an rupiah flat, murah bukan? Saat ini saya pribadi lebih sering mengisi pulsa Three saya dan juga CDMA saya karena masa aktif yang cepat berakhir, bukan karena pulsanya yang habis, hmmm…
Kira-kira demikian kisah saya, dalam menggunakan telepon selular akhir-akhir ini, anda punya kiat-kiat sendiri dalam menggunakan provider telepon selular anda? Ceritakan kisah dan keluh anda menggunakan telepon selular dalam kurun 1 tahun terakhir ini, mungkin dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.
Leave a Reply