Seberapa sering anda minum minuman berkarbonasi (bersoda) ?
![]()
3 hari terakhir ini (setahu saya), Sprite, salah satu merek dagang dari Coca Cola Company membagi-bagikan contoh minumannya kepada masyarakat kota Bandung, yang pertama kali saya temui adalah di Pasar Seni ITB 2006 Kemarin. Tentunya seorang marketer yang handal tidak mau melewatkan kerumunan orang-orang yang bisa dijadikan pembeli potensialnya. 150 Krat penuh botol berisikan minuman Sprite (menurut salah seorang petugasnya) dibagi-bagikan gratis kepada pengunjung Pasar Seni ITB tersebut. Walhasil dalam waktu singkat minuman tersebut telah habis dikonsumsi oleh orang banyak.
Tadi siang, saat saya sedang observasi salah satu topik yang saya anggap menarik di SMAN 5 Bandung, saya bertemu kembali dengan rombongan yang sama dan sedang membagi-bagikan contoh minuman ini, kembali mereka membagikan secara gratis minuman berkarbonasi ini kepada siswa SMU tersebut.
Yang ada di benak saya, bukanlah masalah minuman berkarbonasi yang bisa membuat tubuh cepat gemuk dan juga merusak lambung, tetapi, apakah ini merupakan indikasi dari ketakutan (atau bahkan keterpurukan) dari industri minuman ringan berkarbonasi dalam menghadapi pesaingnya, minuman ringan tidak berkarbonasi yang sekarang jauh lebih banyak dikonsumsi oleh orang-orang ?
Dan apakah masyarakat saat ini sudah mulai menyadari pentingnya akan kesehatan, jauh lebih baik daripada 1 dasawarsa terakhir ?
Membagi-bagikan contoh minuman mungkin merupakan strategi yang cukup baik, tetapi apakah perlu dalam kategori FMCG ini, dan terhadap brand yang sudah dikenal lebih dari 2 dekade ini ?
Apakah ini adalah sebuah reminder ?
Silakan didiskusikan di sini, kemukakan pendapat Anda dengan bijak 🙂
Leave a Reply