60 Years after Hiroshima Atomic-Bombing

Hari ini, 6 Agustus tepat 60 tahun yang silam, sebuah kota porak poranda akibat dijatuhkannya Little Boy, sebuah bom atom seberat hampir 4000 kilogram ini dibawa oleh pesawat pengebom Enola-Gay. Suara mesin pesawat menderu, ketika Kolonel Tibbets membawa Pesawat Enola-Gay bersiap untuk tinggal landas dari Landasan Pacu North Field. Tepat pukul 02.45 Pesawat yang berbobot total 65 ton ini tinggal landas untuk terbang diketinggian 31.600 kaki diatas permukaan laut.

Pukul 08.06 saat Enola-Gay sudah sampai di kota tujuan, tampak ketegangan di wajah awak pesawat pengebom ini. Beberapa awak pengebom (bombardier) berbicara kepada pilot, menunggu perintah dari pusat untuk menjatuhkan Bom ke sasaran. Tiba-tiba di Inter terdengar suara Bomb Away pada pukul 08.15 – Little Boy meluncur kearah Jembatan di dekat pusat kota. Seketika itu pulalah Enola-Gay membelok seketika – menghindari letusan Bom yang baru saja mereka jatuhkan. 17 detik setelah peluncuran itu, satu kilatan sinar putih kebiruan murni membutakan karena terangnya membelah cakrawala saat itu. Diikuti pancaran panas luar biasa yang tersebar dengan cepat dan menembus dada, ledakan besar bagaikan ribuan petir dipagi hari itu yang memekakkan telinga, diakhiri dengan dentuman yang mengguncangkan isi bumi hingga mengangkat debu dan puing bangunan yang bergolak membumbung bagaikan cendawan raksasa hingga ketinggian 50.000 kaki.

Kejadian itu terjadi amat singkatnya, saat-saat tragis itu disebut oleh warga yang selamat sebagai Pikadon ( pika = kilat, don = geledek ), kejadian yang tak pernah akan mereka lupakan seumur hidupnya dan diceritakan terus menerus ke anak cucunya.

Little Boy meledak dikedalaman 2000 kaki atau sekitar 600 meter. Saat itulah awak pesawat Enola-Gay tertegun melihat apa yang baru saja mereka kerjakan. Meluncurkan sebuah senjata pemusnah massal yang dengan singkatnya dapat mengahkiri peperangan. Disaat-saat itu mereka sempat memutari kota yang baru saja mereka musnahkan, melihat pemandangan yang mengisakkan hati, mengiris-iris perasaan mereka sebagai fitrahnya umat manusia – dimana peradaban yang dibangun berpuluh-puluh tahun musnah dalam sekejab.

Senjata yang berkekuatan 17.000 Ton TNT itu telah memusnahkan wilayah seluas sekitar 11 kilometer persegi dari pusat ledakan secara langsung beserta ekosistem di dalamnya. Sekitar 60.000 bangunan di dalam area 23 kilometer persegi hancur. Dan hanya sedikit penduduk yang bisa menjadi saksi hidup dari kejadian tragis itu.

Tiga Hari Kemudian Fat Man diluncurkan. Fat Man yang memiliki daya ledak yang lebih kuat dari Little Boy ini, membumi hanguskan Nagasaki beserta seluruh isinya.

“Tenaga Atom bisa menjadi satu sumber energi utama dalam tempo tidak lama lagi.” Albert Einstein.

Comments

19 responses to “60 Years after Hiroshima Atomic-Bombing”

  1. ketek90 Avatar

    ๐Ÿ˜ฏ gilak bener dah, perang, tapi yg kena rakyat sipil…ck ck ck… gw merinding bacanya .. hiiii:mad:

  2. kusaeni Avatar

    nah sekarang siapa pem bom siapa mas? .. bukankah amerika yg selalu meneriak kan Iraq bakal memusnahkan musuh2 nya pake bom kimia .. sedangakn selama ini negara satu – satunya negara yg melakukan hal itu cuma Amrik doang !!!

    munafik!

  3. Siapa pem BOm siapa?

    [^]Dari blog nya mas Rendy Maulana, tulisan yg bagus …. JEPANG JASMERAH , Jangan Sekali – kali Melupakan Sejarah!!!!

    Drag Me

    Drop On Me

    Drop On Me 2

    dndM…

  4. hericz Avatar

    Gila, merah putih beneran !

  5. alex Avatar

    iyaa…. merah putihnya ngingetin sama tembok jaman perjuangan dulu…
    *swear gw belum lahir :mrgreen: *

    back 2 topic:

    USA bisa dituntut nggak ya? itu kan pelanggaran HAM juga?! lha… yang salah pemerintahan Jepang saat itu, yang dibom kok jadinya sekota sih?

  6. truegossiper Avatar

    thanks for coming @ my blog. ๐Ÿ™‚

  7. feiral Avatar

    :sad::mrgreen::neutral::twisted::shock::smile::???::evil::grin::razz::roll::wink::cry::eek::mad:

    nah gini dunk kalo bikin web…kan keren…

    GUd LUcK!

    oh ya kapan ya kita bisa bangkit dari keterpurukan ini??

  8. imey Avatar

    nasionalis sekali bapak ini ^^

  9. Ozzie Avatar

    Well… who’s the war criminal now then?

  10. vi3 Avatar

    peace aja ah.. ngeri kalo mikir perang2an gitu.. ๐Ÿ™

  11. Ozzie Avatar

    Ahem… OOT nih dari topik but…

    Yoi gw dapet kabar tentang guyonannya Jaya Suprana kemaren di MarkPlus forum… hehehe, sudah waktunya memang “Si Om” mendapat “guyonan” seperti itu ๐Ÿ˜›

  12. ketek90 Avatar

    ren ren ren !!!… hehehe
    merdeka !! ๐Ÿ˜Ž
    merdeka !! ๐Ÿ˜Ž
    Sekali merdeka tetap merdeka !! ๐Ÿ˜ฎ

  13. […] Kejahatan perang yang Kejam dilakukan Oleh Amerika Serikat di Hiroshima […]

  14. [BY]onicS Avatar

    Waktu itu, gw lagi dimana yaaa?

  15. ivo Avatar

    kok di “kedalaman” sih? meledaknya kan di udara.

  16. Fernando Avatar

    “Saat itulah awak pesawat Enola-Gay tertegun melihat apa yang baru saja mereka kerjakan. Meluncurkan sebuah senjata pemusnah massal yang dengan singkatnya dapat mengahkiri peperangan. Disaat-saat itu mereka sempat memutari kota yang baru saja mereka musnahkan, melihat pemandangan yang mengisakkan hati, mengiris-iris perasaan mereka sebagai fitrahnya umat manusia รขโ‚ฌโ€œ dimana peradaban yang dibangun berpuluh-puluh tahun musnah dalam sekejab.”

    kalo gak salah “mereka” (awak enola gay) langsung cabut setelah bom dilepaskan dari pesawat ya. berhubung bahan bakar yang mereka bawa tidak banyak. kalo pun mereka berputar2 di atas kota tsb kemungkinan besar mereka juga akan menjadi korban. cmiiw.

  17. risal Avatar

    mungkin karena kedahsyatannya itu amerika mengkhawatirkan pengembangan nuklir di negara lain tanpa pengawasan mereka. takut disalahgunakan.

  18. Nunu Avatar

    MMmmm….tapi ada hikmah nya juga lho dari bom atom amrik waktu itu.Jepang pulang kampung dari Indonesia.Dan Kita punya kesempatan untuk memproklamasikan kemerdekaan hingga benar2x nyata sampai sekarang.

  19. pLanktonzx Avatar

    hmpfghhj.. untung hirosima nagasaki di Bom kalo nggak bangsa qt gag bakal merdeka-merdeka…

    hohohoh
    terims Amerika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *