Blog

  • Berhenti Menggunakan Adwords

    Beberapa waktu hari kemarin, saya mendapatkan email dari google, yang berisikan informasi mengenai campaign adwords saya yang sengaja saya hentikan, mereka memberikan informasi bagaimana cara mengupdate campaign itu.

    Terus terang saya telah berhenti menggunakan adwords sejak sekitar 6 bulan lalu. Bagi saya penggunaan adwords tidak menguntungkan, karena berbagai faktor, mungkin bisa saya jabarkan disini.

    1.Traffic dari adwords amat kecil, ini bergantung pada dana yang anda alokasikan, dan dana yang dialokasikan harus besar (diatas 500 ribu rupiah per bulan agar muncul lebih sering)
    2.Traffic dari adwords kebanyakan dari situs MFA (made for adsense) yang kebanyakan tidak berbobot (situs kopi paste / feeder), jadi bukan dari situs yang memiliki kontribusi kontent ke internet.
    3.Traffic dari adwords amat sedikit yang berupa manusia, kebanyakan robot, karena lama kunjungan kurang dari 10 detik.
    4.Kunjungan yang kurang dari 10 detik artinya tidak membeli produk
    5.Tidak adanya informasi mengenai refund dari google, mengenai publisher yang nakal dan di banned oleh mereka.

    google-adwords.gif

    Mungkin ada benarnya tidak mempergunakan adwords, sewaktu dulu saya masih belum tahu banyak mengenai internet marketing, saya pernah 2 kali kena banned oleh google adsense (untuk 2 situs berbeda), dengan alasan melakukan fraud, tetapi ketika ditanya kepada pihak adsense, mereka tidak pernah memberikan informasi yang lengkap mengenai dari sisi mana fraud itu berasal, oleh siapa, dan kapan. Publisher ketika uangnya sudah banyak, tiba tiba dituduh fraud, dan uangnya dibatalkan oleh google.

    Nah yang terakhir ini saya tidak pernah mendapatkan informasinya, berapa publisher yang telah mempublikasikan iklan saya yang dicap fraud oleh google? Konon katanya di email banned adsense terdahulu yang pernah saya baca (meski sekip sekip), uang dikembalikan ke publisher, untuk melindungi publisher.

    Ah mana yang benar, Wallahuallam..

  • Dagang

    Mending Dagang Nasi: Aa Nata, 2007

    Mungkin ini berawal dari olok-olokan antara saya dan AA Nata, terus terang, olok-olokan tersebut ada benarnya, dan saya lebih memilih jalan hidup menjadi pedagang, meski tidak menutup kemungkinan dimasa mendatang saya bisa saja memilih jalan hidup menjadi karyawan jika saya mau.

    ist2_2070890_buy_sell.jpg

    Kenapa saya memilih menjadi pedagang?

    Mungkin ini adalah alasannya:

    1.Saya diajarkan berdagang sejak kecil oleh orang tua
    2.Semasa sekolah dan kuliah, mayoritas waktu saya dipergunakan untuk berdagang, atau bermain di toko orang dan membantu mereka berdagang
    3.Teman teman saya sampai saat ini mayoritas pedagang
    4.Saya lebih suka bermain dipasar daripada di kantor, dan membuat suasana kantor seperti pasar
    5.Saya sulit untuk menuruti aturan baku dari orang lain, lebih suka membuat aturan yang cocok untuk saya dan orang lain (Win-Win)
    6.Saya lebih suka bertemu dengan orang banyak dan berbagi cerita
    7.Saya dibiasakan hidup dengan posisi keuangan terjepit
    8.Untung atau rugi adalah hal yang menyenangkan dan menantang bagi saya
    9.Saya tidak suka pekerjaan yang monoton
    10.Bagi saya, memiliki uang sedikit dari pekerjaan yang saya senangi lebih menyenangkan daripada memiliki uang banyak dari pekerjaan yang saya lakukan dengan terpaksa
    11.Saya menyukai retail
    12.Melihat perilaku pelanggan adalah hal yang menyenangkan
    13.Saya selalu berpikiran bahwa calon pelanggan yang tidak jadi membeli produk saya, adalah orang yang belum mengenali saya, bukan produk saya
    14.Kuliah saya belum selesai karena waktunya dipakai berdagang
    15.Rasulullah SAW adalah pedagang
    16.Berdagang memiliki waktu yang fleksibel bagi saya
    17.Berdagang itu tentunya memiliki pendapatan yang tidak pasti, karena hidup tidak selalu pasti, jadi saya menyukai hal ini
    18.Cara cepat kaya dengan halal adalah berdagang, umat muslim wajib lepas dari jeratan kemiskinan
    19.Dengan berdagang, artinya anda memiliki kesempatan yang lebih banyak daripada orang lain
    20.Tidak semua orang bisa berdagang!

    ist2_1670223_fast_food.jpg

    kenapa dagang nasi (atau penganan lain) ?

    1.Modal tidak semahal dagang IT
    2.Tidak memerlukan Update Knowledge Harian, Mingguan, Bulanan, Tahunan
    3.Tidak perlu pusing memikirkan bandwidth, cpu usage, backup, konflik, kapasitas, dan kode
    4.Tidak perlu pusing pusing nyogok orang, untuk menang tender (that’s why i love retail)
    5.Tidak perlu pakai baju rapih, necis, dan berdandan ala eksmood padahal katong kering
    6.Dapat membuka lapangan kerja banyak orang
    7.Fast Moving, uang berputar lebih cepat, bisa ditabung buat naik haji
    8.Less Maintenance, dan ga perlu ngasih garansi sampai 1 tahun
    9.Tidak perlu pusing karena ditelepon orang tengah malam karena layanan anda tidak berfungsi dengan baik selama 15 detik!!!!
    10.Realistis lah, semua orang perlu nasi! Perut ngga bisa diganjel sama Bandwidth atau space Harddisk gitu loh :))