Category: Techno

mmm i am interested in techology.. because im runnin’ business in that section now..

  • BTS XL 3G Baru… Cihiiiii!!!!

    Hore.. komplain Saya didengar oleh orang XL

    Setelah dua kali menulis di blog ini, dan melakukan beberapa komplain melalui 818, akhirnya XL menjadwalkan untuk mengupgrade BTS yang tepat berada 120 meter dari lokasi saya tinggal, untuk support 3G.

    Selama ini, wilayah ITB – Cisitu – Dago, disupport oleh BTS 3G XL dari Dago (entah disebelah mana, katanya) dan Ciumbuleuit, wajar jika menggunakan XL 3G di daerah ini akan putus-putus, bahkan sering kali ada pesan, This Phone Line is Busy…. 😀

    Pengalaman Nana Suryana menggunakan XL 3G di Ujung Berung, membuat saya teringat untuk hasil pengetesan XL 3G yang saya lakukan 1 bulan lalu di sepanjang jalur tol Cipularang. sinyal 3G terputus di Ujung tol Padalarang, dekat pintu keluar (lupa nama daerahnya) Truk, dan baru nyala kembali didekat Bekasi Timur.

    Di milis sebelah, HSW mengirim email mengenai tawaran menjadi sukarelawan XL 3G, yang mau ngetes sinyal dan melaporkannya, hmm, saya sudah minta beliau untuk mem-feed rss blog ini.

    Tetapi yang jelas, untuk menikmati koneksi XL 3G yang cepat dan stabil, bisa dicoba sekitar pukul 3-5 Dini Hari, dan tentu saja di daerah yang sepi dengan orang-orang onliner dan memiliki sinyal yang kuat 😛

  • Menyetel Velg Sepeda Motor

    Bagi anda yang pernah membeli sepeda motor, tentunya anda tidak asing dengan istilah Spoke atau Casting Wheel di brosur pembelian motor anda.

    Spoke adalah istilah dimana roda sepeda motor anda menggunakan velg dengan ruji banyak dan memiliki penampang kecil.
    Sedang Casting Wheel (CW) adalah istilah dimana roda sepeda motor anda menggunakan velg dengan ruji lebih sedikit dan berpenampang besar.

    Biasanya tipe yang diminati oleh remaja adalah tipe CW, karena lebih sporty dan trendy, selain itu juga tipe ini lebih mudah untuk dibersihkan dibanding dengan tipe spoke. Menggunakan tipe CW ini juga lebih bergengsi dibanding menggunakan tipe Spoke, karena harga tipe CW untuk jenis motor yang sama, memiliki selisih harga antara Rp.250.000 s/d Rp.3.000.000 lebih mahal, pokona mah gaya!

    Di Bandung, pengguna sepeda motor yang memasang Velg CW di sepeda motornya cukuplah banyak, padahal perlu disadari, sebagian besar jalan di Kota Bandung ini merupakan jalanan berlubang, terutama ruas Sumur Bandung – Taman Sari Kebun Binatang.
    Jika anda melewati ruas jalan tergelap di Bandung ini setiap hari, tentunya mata anda sudah tidak terlalu dipusingkan dengan dimana lubangnya dan kapan harus menghindar dari lubang tersebut, mainkan perasaan anda, cukup berkendara di kecepatan maksimum 40 KM/Jam, dua kali lewat, anda sudah bisa menghapal letak lubang tersebut 😀

    Tentunya jika anda sedang apes, anda bisa menemui lubang yang cukup besar. Bagi pengendara kendaraan roda empat, lubang disana mungkin belum ada apa-apanya, tetapi jika anda berkendara roda dua, lubang itu cukup memuat 1/5 ban depan anda untuk masuk kedalamnya.

    Pengguna Tipe CW perlu ekstra hati-hati lagi jika berkendara di tempat seperti ini, karena jika sudah rusak (entah itu bengkok, atau roda berputar tidak simetris) Velg tipe CW ini amat sulit diperbaiki, bisa-bisa anda mengeluarkan dana yang lebih besar lagi untuk memperbaikinya atau beli yang baru.

    Beruntunglah bagi pengguna Velg Spoke, jika anda terperosok ke lubang dijalan seperti itu, anda bisa dengan mudah memperbaikinya, atau jika rusak, hanya sebagian saja yang harus diganti (semisal ring luar), atau jika anda menabrak sesuatu di jalan, dan velg anda bengkok, jangan khawatir, coba bawa saja ke tempat reparasi velg, di Bandung yang terkenal ada 2, Bengkel Laksana di dekat Stasiun Bandung (Kebon Kawung), atau di Jalan Ketapang (bag.tengah) dekat SMU BPI. Kedua tempat reparasi ini biasa memperbaiki atau menyetel Velg sepeda motor sehingga kembali simetris, baik itu tipe CW atau Spoke.

    Harganya bervariasi, jika anda mendambakan service yang cepat, anda bisa merogoh kocek lebih mahal sedikit di Laksana, sedang jika anda ingin duduk santai ala warung kopi sambil melihat murid SMU BPI yang berlalu lalang, bisa ke Ketapang. Biaya memperbaiki velg ini bervariasi, mulai dari Rp.20.000 s/d Rp.50.000, tergantung kesulitan dan tipe motor yang digunakan.

    Semua motor sebaiknya disetel velgnya terlebih dahulu, entah itu motor baru, atau motor lama, idealnya per 3 bulan sekali, atau jika anda telah merasa tidak nyaman lagi berkendara dengan sepeda motor anda. Hasil yang bisa didapatkan ketika sudah menyetel velg, menikung lebih percaya diri, dan menarik gas sampai mentok pun terasa nyaman.

    Anda sudah pernah mencoba hal seperti ini ?